MAHASISWA ASAL DOGIYAI “MENUNTUT ASRAMA PERMANEN KEPADA PEMERINTAH KABUPATEN DOGIYAI” DI KOTA STUDI GORONTALO


Dokumentasi : Mahasiswa Dogiyai Menuntut Asrama Permanen

IMAPENAPANDODE-GRTLO.COMGorontalo, 05 Oktober 2018. Pada kesempatan kali ini Kami Keluarga Besar Ikatan Mahasiswa Pelajar Dogiyai (IMAPEDO) Di Kota Study Gorontalo, telah menuntut Asrama Permanen kepada Pemerintah Kabupaten Dogiyai telah hadir di Kota Study Gorontalo, karena kami dari Keluarga Besar Mahasiswa Dogiyai melihat dengan Kota Study lain Asrama Permanen sudah sudah di Fasilitasi dari Pemerintah Kabupaten Dogiyai. Sedangkan kami dari kota studi Gorontalo lebih khusus-nya Ikatan Mahasiswa Pelajar Dogiyai (IMAPEDO) di Provinsi Gorontalo, mereka melihat kami mahasiswa ini sama seperti tidak punya bapak dan mama tidak ada pada hal orang kami sudah ada Pemerintah Kabupaten Dogiyai, selalu dan selalu menyampaikan bahwa kami dari Pemerintah Kabupaten Dogiyai siap menurunkan Asrama Permanen tetapi hanya kata-kata ini menjadi Politik dan Permainan dalam hal pembicaraan ini hanya berlaku pada sedetik yang sedang menyampaikan aspirasi dari Pemerintah Kepada Mahasiswa Dogiyai di Kota Studi Gorontalo.
Ikatan Mahasiswa Pelajar Dogiyai (IMAPEDO) Di Provinsi Gorontalo, beberapa Mahasiswa yang dapat menyampaikan aspirasi-aspirasi tentang Asrama Permanen Di Kota Studi Gorontalo, karena melihat dengan pengalaman yang lalu dari Kontrakan Pindah ke Kontrakan lain melihat dengan situasi dan kondisi  sedang berjalan ini seluruh Masyarakat serta Pemerintah Kabupaten Gorontalo Berfikir bahwa orang Papua lebih khusus Mahasiswa Dogiyai sedang membantu dari Pemerintah pada hal kami Mahasiswa Dogiyai Provinsi Gorontalo, sedang menderita di jalan hidup di bahwa Jembatan, maka itu melalui lisan dan tertulis kami Mahasiswa Dogiyai kami sudah berjuang sebagaimana kemampuan kami sudah mencoba melalui aspirasi kami dengan nada yang sangat mengakiti hati dengan hati yang menangis.
Putri Dogiyai Oleh Saudari Beatiks Pigome Menyampaikan bahwa kami kota studi gorontalo lebih khusus Mahasiswa Dogiyai yang sedang  menempuh Ilmu kami Mengontrak Rumah ini sangat kecil dan dalam Kontrakan 1 Kamar 9 Orang Labih dan bagaimana mungkin dengan pakain serta perlengkapan dari kampus dan kami apersepsi kembali kami ini seperti tidak punya orang tua dan Teman-Teman Kota Study Lain Katakan Bahwa Kota Kangkung Kering tetapi kami Mahasiswa Kota Studi Gorontalo lebih khususnya Mahasiswa Dogiyai Mengatakan bahwa di Balik Kangkung Kering ada Faedah, tetapi pantas mereka menyampaikan kata itu karena kami Mahasiswa Dogiyai tidak punya Asrama Permanen.
Pengarah Organisasi Ikatan Mahasiswa Pelajar Dogiyai (IMAPEDO) Di Provinsi Gorontalo, Oleh Saudara Yustinus Pekei Menyampaikan beberapa aspirasi mengangkut dengan Asrama Permanen kata pertama kami Mahasiswa Gorontalo lebih khusus-nya  Mahasiswa Dogiyai tidak punya orang tua yang kedua kami Mahasiswa Pelajar Dogiyai sebagai pergantian orang tua kami yang sedang duduki di bangku Pemerintahan adalah kami  Mahasiswa Dogiyai yang sedang berjuang  di kota Studi Gorontalo kami ini sebagai agen Perubahan Meuwo Meepago lebih Khusus Dogiyai, maka itu mohon tepati waktu yang dalam jangka pendek sebagaimana Pemerintah Kabupaten Dogiyai yang telah janji dan janji ini menjadikan palsu dan tidak kembali kepada Pemerintah Kabupaten Dogiyai dan apabila salah satu Mahasiswa korban dari Negri Rantauan yang bertangggungjawab adalah Pemerintah Kabupaten Dogiyai.
Kami Keluarga Besar Ikatan Mahasiswa Pelajar Dogiyai (IMAPEDO) Di Kota Studi Gorontalo, Anggota, Badan Pengurus, Pengarah, Pembina, Menyampaikan banyak Aspirasi Tentang Asrama Permanen harus ada di Kota Studi Gorontalo dengan itu hal tersebut ini sebagai kesepakatan dari Pemerintah Kabupaten Dogiyai Dan Mahasiswa Asal Dogiyai Di Kota Studi Gorontalo, Katanya.
Aspirasi dengan hati menangis yang kami Mahasiswa dogiyai menyampaikan bahwa asrama permanen bukan ini kepentingan untuk yang sedang menempuh Ilmu di Kota Studi Gorontalo saja tetapi untuk Anak Cucu Kedepan yang sekarang ada dalam kandungan dengan berdasarkan hal seperti itu mohon memahami aspirasi yang sedang kami menyampaikan tersebut, dan kekurangan sponsori dari Pemerintah Kabupaten Dogiyai Kami Mahasiswa Asal Dogiyai Kota Studi Gorontalo, Katanya.
Pemerintah Kabupaten Dogiyai Menyampaikan Bahawa kami siap bertangggungjawab untuk Asrama Permanenen pada tahun ini harus ada Di Kota Studi Gorontalo, dan pemerintah kabupaten dogiyai sudah bayar sebagai uang muka dan untuk melunasi menunggu dalam 2 minggu, maka dari itu Kami Dari Ikatan Mahasiswa Pelajar Dogiyai (IMAPEDO) Di Provinsi Gorontalo, menyampaikan bahwa “Segera Harus Menurunkan Rumah Permanen Di Kota Studi Gorontalo Pada Tahun Ini dengan secepatnya
Peliput             : SELURUH MAHASISWA DOGIYAI DI PROVINSI GORNTALO
Penulis             : AYUB ADII     

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages